Pemkab Mura Dorong Program Pencegahan Pernikahan Dini untuk Wujudkan Generasi Sehat dan Berkualitas
Puruk Cahu, pilarnusantaranews.id – Pemerintah Kabupaten Murung Raya terus berupaya menurunkan angka stunting di daerah dengan melaksanakan program pencegahan pernikahan dini. Langkah ini menjadi bagian penting dalam strategi pembangunan sumber daya manusia agar tercipta generasi yang sehat dan berkualitas.( 21/07/25)
Bupati Murung Raya, Heriyus melalui Wabup Rahamnato Muhidin, menegaskan bahwa pencegahan pernikahan dini merupakan upaya hulu dalam menekan risiko kelahiran anak stunting. Menurutnya, pernikahan usia anak sangat berpotensi menimbulkan masalah kesehatan ibu dan bayi, serta berdampak pada kualitas tumbuh kembang anak.
“Pernikahan dini bukan hanya masalah sosial, tetapi juga berkaitan erat dengan kesehatan generasi penerus kita. Karena itu, Pemkab Murung Raya bersama seluruh pihak berkomitmen untuk mengedukasi masyarakat agar menunda pernikahan di usia yang belum matang,” jelas Bupati.
Program ini dijalankan dengan melibatkan dinas terkait, TP PKK, lembaga pendidikan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Edukasi dan sosialisasi diberikan secara langsung kepada kelompok remaja dan orang tua agar mereka memahami bahaya pernikahan dini serta pentingnya menjaga kesehatan calon ibu sejak sebelum menikah.
Dengan sinergi semua pihak, Pemkab Murung Raya optimis angka stunting dapat terus ditekan. Harapannya, generasi muda Murung Raya dapat tumbuh sehat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan demi mewujudkan daerah yang maju dan sejahtera.
HAdir dalam kegiatan OPD terkait, perwakilan PT. Alamtri Minerals Indonesia, PT. Maruwei Coal, narasumber dari Provinsi Kalimantan Tengah, para kepala sekolah, guru, siswa, serta tamu undangan lainnya. (tgr)
