Ketua Umum Partai Golongan Karya Resmi Membuka Musda XI Partai Golkar Kalteng Tahun 2025
Palangka Raya, pilarnusantaranews.id – Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Bahlil Lahadalia resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025 yang berlangsung di Ballroom Swiss-Belhotel Danum, Jalan Tjilik Riwut Km 5 No 9 Palangka Raya, Sabtu (29/11/25).
Musda XI ini menjadi momentum strategis bagi Golkar Kalteng untuk memperkuat arah organisasi serta konsolidasi kader menjelang agenda politik nasional mendatang.
Baca JugaWagub Kalteng Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, Dorong Mahasiswa Berani Bersaing hingga Tingkat Internasional
Dalam sambutan pembukaannya, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan bahwa Musda merupakan wadah demokrasi internal yang sangat penting dalam menentukan arah Partai Golkar ke depan. Ia menilai Musda bukan sekadar forum pemilihan ketua, tetapi juga ajang merumuskan gagasan besar demi kemajuan daerah.
“Musda bukan sekadar memilih ketua, tetapi momentum menyatukan gagasan besar untuk pembangunan daerah. Kalimantan Tengah membutuhkan partai-partai yang kuat, solid, dan berkomitmen mendukung agenda pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Agustiar.
Ia juga mengingatkan para kader agar menjaga suasana Musda tetap harmonis.
“Perbedaan pilihan adalah hal biasa di dalam demokrasi. Yang terpenting, bagaimana Partai Golkar tetap kompak setelah Musda dan terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dalam arahannya menekankan bahwa Musda memiliki fungsi strategis dalam memetakan kebutuhan organisasi di tengah dinamika politik yang terus berubah. Ia menegaskan bahwa agenda Musda XI bukan hanya formalitas, tetapi landasan penting untuk melakukan pembenahan menyeluruh.
Baca JugaTKPSDA WS Kahayan Periode 2025–2030 Resmi Dikukuhkan, Leonard S Ampung Tekankan Pentingnya Sungai Kahayan
Bahlil memuji soliditas Golkar Kalteng yang dinilai semakin kuat dalam beberapa tahun terakhir. Namun, ia turut menyampaikan peringatan tegas agar struktur partai yang tidak aktif segera dievaluasi.
“Golkar tidak boleh terbebani oleh pengurus yang hanya hadir di atas kertas,” tegasnya.
Menurutnya, kekuatan Golkar dibangun dari kerja berlapis para kader, bukan hanya elite di tingkat pusat.
“Kemenangan politik tidak dibangun dari Jakarta. Ia dimulai dari ranting-ranting yang bekerja setiap hari,” ujarnya.
Bahlil juga menekankan bahwa pengalaman panjang Golkar dalam kancah politik nasional merupakan modal penting bagi partai dalam menghadapi kontestasi mendatang. Struktur partai yang tersebar hingga ke tingkat desa, menurutnya, merupakan keunggulan strategis yang harus dimaksimalkan.
Musda XI Partai Golkar Kalteng ini diharapkan mampu menghasilkan keputusan penting serta melahirkan pemimpin yang dapat memperkuat konsolidasi organisasi dan mendukung pembangunan Kalimantan Tengah maju dan sejaterah.(es)
