Anggota DPRD Kalteng Dorong Pembangunan Merata di Wilaya Pedesaan Kabupaten Barito Timur

Anggota DPRD Kalteng Dorong Pembangunan Merata di Wilaya Pedesaan Kabupaten Barito Timur

Palangka Raya, pilarnusantaranews.id – Anggota Dewan Peruwakilan Rakyat Daerah( DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dari Partai Golkar, Purdiono, telah menuntaskan reses perseorangan masa sidang I tahun 2025 di tiga desa di Kabupaten Barito Timur (Bartim).

Dalam kunjungannya ke Desa Balawa, Desa Maipe, dan Desa Sarapat, Purdiono menyerap berbagai aspirasi masyarakat. Isu utama yang paling mendesak adalah perbaikan infrastruktur jalan, fasilitas pendidikan, kesehatan, tata batas wilayah, dan sarana air bersih. Purdiono berjanji akan membawa seluruh usulan ini ke hadapan Pemerintah Provinsi Kalteng untuk ditindaklanjuti

Purdiono, yang merupakan perwakilan dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV (meliputi Barito Selatan, Barito Utara, Barito Timur, dan Murung Raya), menekankan bahwa kondisi infrastruktur yang terbatas saat ini secara signifikan menghambat aktivitas ekonomi dan kesejahteraan warga pedesaan.

Reses yang dilaksanakan di tiga desa kunci di Bartim (Balawa, Maipe, dan Sarapat) menunjukkan adanya kebutuhan mendasar yang belum terpenuhi.

Yang paling mendesak adalah infrastruktur jalan, fasilitas pendidikan, kesehatan, tata batas wilayah, dan sarana air bersih,” ungkap Purdiono, merangkum hasil temuannya.

Menurutnya, perbaikan akses jalan dan peningkatan fasilitas publik menjadi hal yang tidak bisa ditunda. Ia ingin memastikan agar masyarakat desa tidak tertinggal dan dapat menikmati hasil pembangunan secara merata.

Purdiono menegaskan bahwa keterbatasan infrastruktur bukan sekadar masalah fisik, melainkan masalah yang berdampak sistemik pada kualitas hidup masyarakat.

Akses Layanan Terhambat: Jalan yang buruk dan fasilitas publik yang minim membuat akses masyarakat terhadap layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan menjadi sulit.

Aktivitas Ekonomi Melambat: Kondisi jalan yang tidak memadai menghambat distribusi hasil pertanian atau komoditas lain, yang pada akhirnya memengaruhi pendapatan dan kesejahteraan ekonomi.

Kita ingin agar masyarakat di desa-desa ini bisa menikmati pembangunan secara merata, tidak tertinggal dari wilayah lain agar perekonomian masyarakat sekitarnya meningkat dan sejahtera ( es)